Skydive Dubai: The Best Birthday Ever

Can I be twenties forever? Gak terasa udah ulang tahun lagi aja. Dibilang seneng sih engga terlalu, tapi excited banget karena tahun ini ada satu bucket list yang akan tercapai on my birth month. Trip ini udah aku rencanakan dari 2015 dan akhirnya tahun 2017 ini akhirnya bisa kesampaian. Akhirnya bisa skydiving di Dubai!

Pertanyaan: Kenapa skydivingnya harus di Dubai?

Emang sih skydiving di Dubai ini engga murah (AED 1,999 or around IDR 7,500,000), but you really get what you paid for. Pertimbangan aku adalah ini mungkin skydiving pertama dan terakhir seumur hidup. Ya siapa tau, gue malah jadi trauma dan gak mau skydiving lagi. Makanya aku mau pengalaman pertama ini sangat berkesan, dokumentasi harus professional dan lengkap dari foto juga video. Kalau bisa semua angle harus kelihatan biarpun kemungkinan muka gue bakal gak karuan.

Semua yang aku mau di atas itu persis sesuai dengan service yang ditawarkan oleh Skydive Dubai. Aku bayar setengah deposit dari full paymentnya. Aku booked skydiving datenya dari bulan Maret walaupun ke Dubainya baru November karena takut kehabisan slot. Skydive Dubai ini tutup selama summer dan baru buka lagi bulan September. Jadi make sure untuk book datenya dari jauh-jauh hari.

Persiapan sebelum skydiving paling penting: Siapin nyali dan makan kalau bisa 3 jam sebelum. Jadwal skydiving aku itu pukul 11 siang dan aku sudah makan dari jam 7 pagi. Takut aja kalau abis lompat dan pas lagi jungkir balik di langit, malah mual dan keluar semua isi perut. EEW, there’s no way that’s going to happen. Jadi aku makan 3 jam sebelum supaya semua makanan di perut udah mulai dalam proses pencernaan. Di hari skydiving, aku bayar final paymentnya dan aku harus tanda tangan waiver yang isinya,“Skydive Dubai shall not be held responsible for any unlikely unfortunate event”. Well, unfortunate events disini kan ada banyak ya artinya. Gue sih gak kepikiran mati atau parachutenya gak terbuka. The only unfortunate event that’s more likely to happen (95%) is me shitting on my pants if that considered unfortunate event 😉

Sebelum masuk ke pesawat, tandem instructor aku, Joe memberikan briefing cara-cara lompat, dimana harus berpegangan, cara landing dan kode-kode supaya kita masih bisa berkomunikasi saat lompat nanti. “Bent your legs back and chin up!” “Make cute signs with your hands” “Look at Mitch all the time so you got a nice video” “Mitch will offer you his legs, so just grab them. It will be fun” (Damn right, it was), seperti itulah contoh instruksi dari Joe. Bisa dibilang selama skydiving ini, hidup gue ada di tangan Yang Maha Kuasa dan Joe. Ada juga Mitch, videographer/photographer yang akan merekam semua pengalaman dan peristiwa selama skydiving. Aku juga sempat di interview dulu sebelum terbang. Habis itu, langsung meluncur ke udara.

 

Total di pesawat ada total 12 orang. Jadi ada 4 client termasuk aku, dan masing-masing dengan tandem instructor mereka juga videographernya. Pas pesawatnya take off, gue udah gak bisa ngerasain kaki gue. Pas pilotnya udah kasih OK signal , pintu pesawat dibuka dan angin langsung masuk. WE HAVE REACHED 13,000 feet. Kita orang terakhir yang lompat, Mitch lompat duluan dan kita menyusul sepersekian detik gak lama setelah Mitch lompat. and HEAD FIRST!

Semua ketakutan yang berkecamuk di otak, hilang begitu aja. Yang terasa cuma jantung yang rasanya hampir keluar dari dada. It felt incredible to be flying without wings. Yes I just quote that from Westlife song. lol

Here’s the footage of the most amazing 50 seconds of my life. Happy Birthday to me!

Kalo kalian ada keinginan untuk skydiving juga, make sure to do it sebelum jantung kalian gak kuat. Gak mau kan kena stroke atau serangan jantung pas lagi skydiving. It is an experience of a lifetime. Rasanya sesudah itu gak bisa dijelasin dalam kata-kata. I’m glad it’s over and I can finally ticked that off from my bucket list. Take that leap of faith and book your experience at Skydive Dubai.

 

Live to the fullest,

Greta

 

Disclaimer: All opinions expressed in this review are truthful and 100% my own. I do not represent the opinions of any entity whatsoever with which I have been, am now, or will be affiliated.

2 Comments

  1. Hi Sist,

    Salam kenal, aku ada plan ke dubai tgl 6 april nanti, bisa skydive juga gak yah? Jadi penasaran stlh liat cerita sist

    Boleh share web utk booking?
    Thank youu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *